HTC One M8 – Tangkap 300% Cahaya

Sebagai seri premium, seri One menjadi master piece HTC untuk banyak hal. Kehadiran One M8 meneruskan One M7 memuncakkan harapan kinerja yang lebih ciamik. Pada kamera yang mengusung UltraPixel, khususnya, dan kinerja jeroan pada umumnya. Terbuktikah Mari kita kulik… Kamera Kamera pastinya menjadi magnet utama perhatian publik, mengingat HTC konsisten memakai HTC UltraPixel. Untuk yang baru berkenalan dengan HTC, teknologi UltraPixel ini disebut-sebut memoles kualitas image lewat pixel yang lebih besar versus kualitas image yang diperoleh dari pixel yang lebih banyak yang diusung mayoritas kamera ponsel.

List Smartphone Yang Cocok Untuk Game Petualangan Offline

Singkatnya, resolusi kamera One M8 memang hanya 4.1 MP, tapi hasil fotonya dijanjikan tak kalah dari kamera ponsel 8 MP, bahkan 13 MP. HTC mengatakan bahwa One M8 punya UltraPixel dua kali lebih besar dari ukuran rata-rata untuk menangkap 300% lebih banyak cahaya. Dengan begitu, pemotretan kondisi minim cahaya lebih tajam. Dengan membiarkan pengaturan default pada kamera, SINYAL menjajal pemotretan di kotak gelap. Hasilnya, detil dan warna objek masih bisa tertangkap baik ketika dibandingkan dengan kompetitornya di kelas 8 MP. Menjajal foto malam, hasilnya memuaskan. Ketika diperbesar di komputer, kami memang masih mendapati noise. Tapi secara keseluruhan kompetitif terhadap kamera 13 MP.

Dengan beberapa trik pemotretan, kami bisa mendapatkan hasil akhir foto yang bagus. Yang menarik di One M8 adalah ada sepasang kamera untuk kamera utama. Yang besar adalah kamera UltraPixel, sedangkan yang kecil adalah kamera pendukung untuk sensor kedalaman (depth sensor) gambar. Ini merupakan bagian dari UFocus, fi tur baru yang diangkat di One M8 yang bisa memokuskan objek yang buram sebelum atau setelah pemotretan. Jika Anda pengguna seri Nokia Lumia, itu kirakira mirip Nokia Refocus. Fitur kamera One M8 mirip One M7. Kecuali Optical Image Stabilization (OIS) – yang ini tak kami temukan keterangannya.

Tampilan menu kamera juga berubah. Jika pada sejumlah seri terakhir kami melihat shutter-nya dual camera-camcorder, di sini shutter-nya single. Untuk pilih dan aktifkan moda, ketuk dulu ikon di kiri shutter – ada Camera, Video, Zoe camera, Selfi e, Dual capture, dan Pan 360. Oya, tak ada tombol khusus untuk kamera di bodi handset. Jadi, akses cepat hanya dari icon Camera di home screen. Masih ada Zoe dalam moda. Tapi kami melihat ada aplikasi HTC Zoe juga di deretan aplikasi di menu utama; dan yang ini ditandai “Coming soon. Summer of 2014”.

Sepertinya HTC akan melepas Zoe menjadi aplikasi mandiri. Fitur lain semacam menggabungkan pose terbaik tiap orang dalam foto grup, panorama 180×360 derajat yang dilengkapi kontrol kemiringan dan garis perata, dan efek untuk video juga bisa dijajal di sini. Editor foto bawaan HTC cukup kaya untuk mengutak-atik foto. Kita juga bisa pakai Scribble untuk menggambar di foto. Editor video tampak simpel. Kita bisa streaming video ke jaringan, sharing ke media sosial, maupun memotret video.