Sony Cyber Shot RX100 Mark IV – Kamera Saku Berkelas

Fotoboth – Apakah kehadiran kamera saku sekarang ini masih menarik Kalau sudah merasakan Sony RX100 Mark IV, Anda pasti akan dengan mudah menganggukkan kepala dan mengiyakannya. Di uji lapangan, kamera saku premium milik Sony tersebut terbukti memiliki performa sempurna. Kalau hanya melihat ukurannya, kebanyakan orang mungkin akan mengernyitkan dahi kalau kamera saku sekecil Sony Cyber-shot RX100 Mark IV dibanderol dengan harga hampir 14 juta rupiah. Tapi, dengan menilik featurefeature yang ada di dalamnya, apalagi setelah tahu kualitas gambar yang dihasilkannya, kamera saku kelas premium dengan bodi aluminium tersebut memang pantas kalau dibanderol di kisaran harga tersebut.

Di kamera barunya tersebut, Sony berhasil memasang sensor CMOS generasi Exmor RS yang diklaim mampu bekerja dengan lebih cepat. Sensor Exmor RS yang memasang teknologi DRAM memory sebagai buffer yang dipasang tepat di belakang sensor mampu meningkatkan kecepatan kamera hingga 16 frame per detik. Sebagai kamera saku kelas premium, RX100 Mark IV membawa sensor berukuran 1 inci. Ukuran sensor kamera saku premium tersebut hanya sedikit lebih kecil dibanding sensor micro four thrid. Ukuran tersebut masih sama dengan generasi sebelumnya, yang juga menawarkan resolsui yang sama sebesar 20 Megapixel. Selain sensor generasi baru, feature unggulan lain yang ditanam dalam kemera saku tersebut lensa Carl Zeiss Vario Sonar T 24-70 mm f1.8-2.8. Cakupan cakupan focal length tersebut ideal untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari.

Cocok untuk memotret landscape, street, bahkan membuat portrait. Yang menarik, lensanya sudah dilengkapi juga dengan teknologi Optical Image Stabilizer. Sayangnya, fasilitas motor zoom-nya masih kurang akurat dan sedikit berisik. Suaranya masuk saat kita menggunakannya di mode perekam video. Untuk memudahkan pemotretan, RX100 Mark IV dilengkapi dengan layar LCD 3,0 inci beresolusi 1.228.800 Pixel yang dapat dirotasi 1800 secara vertikal. Memudahkan pengguna untuk mendapatkan foto dengan angle yang unik, termasuk saat ingin menggunakannya untuk foto selfie. Tidak cukup dengan layar LCD yang jernih dan tajam, Anda juga bisa memamfaatkan feature pop-up viewfinder yang ada di bagian kiri atas.

Bagi pengguna berpengalaman, yang biasa mengatur beragam parameter pemotretan secara manual, kamera berbobot 298 gram tersebut terbilang memiliki sistem pengaturan yang nyaman. Tampilan menunya informatif dan mudah dipahami. Parameterparameter pentingnya bisa diakses dengan cepat. Walaupun berukuran kecil, penempatan tombol-tombol kameranya juga bisa diakses dengan gampang. Hanya penempatan tombol perekam videonya saja yang masih sering tertekan tanpa sengaja.