Perang memang bukanlah hal yang menyenangkan. Banyak korban, banyak masalah, kerugian, kerumitan, apalagi nyawa yang melayang. Belum lagi, perang yang melibatkan peristiwa pengeboman, seperti yang terjadi di Hiroshima sekian tahun yang lalu. Sebuah drama singkat berlatarkan situasi di kala itu digarap oleh KBS2. Drama berjudul Birthday Letter ini ditulis oleh Bae Soo Young. Drama ini akan tayang di pertengahan September, tepatnya pada tanggal 11 dan 12 September, pukul 10 malam.

Drama ini berjalan dengan alur mundur. Dimana ditunjukkan di tahun 2019, seorang mantan pekerja di Hiroshima pada masa penjajahan Jepang di Korea yang bernama Kim Mu Gil(Jeon Mu Sung). Sebagai asal usul judul drama ini juga, ceritanya nih, Mu Gil menerima surat dari cinta pertamanya Yeo Il Ae( Kim Jae Yeon). Cucu perempuan dari Mu Gil, Kim Jae Yoon (Jeon So Min) yang mengetahui hal ini penasaran dan mencari tahu seperti apa sih, masa lalu kakeknya yang ternyata penuh lika-liku.

Di masa lalu, Mu Gil dan Il Ae adalah teman masa kecil yang juga sekaligus adalah cinta pertama dari keduanya. Meskipun demikian, keadaan memaksa mereka terpisah dan meninggalkan Hapcheon untuk pergi ke Hiroshima, Jepang. Meninggalkan Korea bukanlah hal yang mudah, pastinya, hal ini makin terasa berat saja karena Mu Gil dan Il Ae terpaksa berpisah walau sama-sama di Hiroshima. Mu Gil dipaksa bekerja, sementara Il Ae bekerja di sebuah bar.

Mereka kemudian bertemu kembali, namun bom atom dijatuhkan di Hiroshima, menghancurkan kota tersebut menjadi berkeping-keping. Rupanya jatuhnya bom akibat perang ini bukan cuma bicara soal urusan politik dan militer, namun urusan banyak orang dan juga banyak hati, tentunya. Keduanya berupaya mencari satu sama lain di antara reruntuhan akibat bom atom.

Kisah yang berfokus pada penderitaan dan kondisi semasa penjajahan dan perang ini disuguhkan oleh KBS2 dalam 2 episode penuh haru dan air mata. Usaha pencarian cucu Mu Gil, Kim Jae Young, membuatnya bukan hanya menemukan fakta tentang masa lalu kakeknya yang penuh kepedihan. Dirinya juga bukan hanya mengetahui siapa dan kisah yang seperti apa yang dialami kakeknya dengan cinta pertamanya. Jae Young juga dapat merasakan kondisi semasa penjajahan yang merenggut banyak nyawa dan sukacita, membuatnya belajar hal yang baru dari masa lalu.